Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

LG Optimus L7, Android menengah layar wah..

LG sebagai Vendor Elektronik terbesar kedua di Korsel kembali menekan pesaing senegaranya dengan Smartphone menengah ke atas dengan harga bersaing. LG Optimus L7 segera mendarat di Indonesia dan bersaing dengan jajaran Smartphone Samsung seperti Galaxy W dan Ace.

Brand Ambas si L7 ini sepertinya Super Junior, gak ngaruh sih sama minat gue ngelirik L7 ini untuk mengganti si O1 yang sudah mulai menua. berikut pendapat gue tentang LG L7, sebagai pengamat Android siapa tahu bisa jadi pegangan kamu yang juga naksir Smartphone ini.

Desain

Great, entah mengapa gue lebih suka desain mode "L" nya LG yaitu kotak di setiap sudutnya, berbeda dengan SAMSUNG yang lebih memilih tanpa sudut. Coba saja bandingkan dengan Galaxy W atau Ace, tentunya selain menyiku di setiap sudut, layar L7 juga luas yaitu 4,3 inches, lebih besar dibandingkan dengan Smartphone sejenisnya. Teman saya mengatakan desain L7 ini "cowok" banget dan memang benar adanya. Dengan pilihan 2 warna yaitu black and metal(dikatakan white tetapi lebih ke metal), keduanya tampak elegan. Dimensi lengkapnya yaitu 125.5 x 67 x 8.7 mm dengan berat 122 g, tergolong ringan untuk smartphone yang lebar.



OS

L7 mengusung Android ICS, lagi-lagi memiliki OS tebaru ketimbang pesaingnya. Tampaknya ini akan membuat vendor lain panas, dan dengan begitu akan muncul Smartphone lain dengan harga sama dan kualitas lebih baik pastinya. Untuk aplikasi dan performa, gue belum tahu pasti tetapi tentunya ICS punya banyak kelebihan ketimbang Gingerbread.

Dapur Pacu

L7 ditenagai CPU sebesar 1GHz Cortex-A5 dan GPU Adreno 200. Dibandingkan Galaxy W memang keduanya masih di bawah. Yang gue sayangkan dengan layar besar harusnya GPU nya sedikit lebih tinggi. Ini pasti berpengaruh pada tampilan layar yang kurang tajam, walau belum mencoba tapi secara logika itu pasti.

Kamera dan Video

Dengan resolusi 5 MP, LED Flash, dan Autofocus maka bolehlah gadget ini bertanding dengan kelasnya, cuma video yang VGA @30fps membuatnya kalah kelas dengan Samsung Galaxy W. Sejujurnya memang harus ada yang dikorbankan dengan harga yang tidak terlalu tinggi.

Batere

Li-Ion 1700 mAh cukuplah menjawab berapa lama daya tahan L7 ini ketimbang Smartphone sejenis yang masih mengusung 1300 mAh.

Summary

Cukup 1 kata = keren dan menunggu untuk diboyong. Gue sebenernya gak terlalu mikirin game atau musik karena sudah ada iPod yang mengcover kedua fungsi tersebut. Untuk ukuran Smartphone menengah, L7 memang patut dicoba apalagi dengan ukuran layar yang paling luas dibandingkan pesaingnya. So...L7 akan masuk dalam jajaran calon pengganti Optimus One gue, kecuali 2-3 bulan ke depan Samsung mengeluarkan pesaing barunya.






Note : Ada yang mau nyumbang biar cepet belinya?

sumber gambar : www.gsmarena.com