Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pelajari 7 ciri-ciri ini untuk mengenali bisnis asli di Internet

Sebenarnya gue merasa perlu banget berbicara di blog ini, sangat perlu. Dari 2008 gue udah konsisten menginformasikan berbagai hal yang benar adanya sampai bohong adanya. Belakangan gue sering melihat orang-orang menshare link affiliate dengan janji begitu manis, tidak perlulah disebut apa programnya. Gue bukan iri, bukan ngetawain, tetapi gue khawatir orang-orang yang gabung emailnya hanya dipakai untuk kepentingan situs atau bahkan untuk dihack dan diambil data-datanya untuk promosi viral nanti. Apalagi dengan menyinggung nama Google, Facebook, Yahoo, maybe mereka lupa kalau situs tadi bukan anak kemarin sore yang tiba-tiba bertraffic jutaan dan berpenghasilan milyaran. Plus, cara affiliate ini sebenernya udah basi dan saya sudah sangat kenal selama 3 tahun ngeblog.




Yang gue sampaikan disini adalah mengedukasi para netter maupun blogger tentang bagaimana mengidentifikasi bisnis atau usaha yang hoax dan yang asli dalam mendatangkan dolar di internet agar tak tertipu karena tertipu bukan hanya berarti mendapatkan informasi yang sia-sia tetapi juga membahayakan email yang diregister. Berikut 7 ciri-ciri yang bisa dicek.

1. Apakah banyak yang sudah berhasil?

Sebuah bisnis online seharusnya memiliki seorang bintang dengan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan, skrinsut penghasilan misalnya. Tidak susah mencari orang-orang yang sudah berhasil, cukup join forum-forum bisnis online maka kamu akan menemukan informasinya. Biasanya jika sudah menemukan orang-orang yang berhasil, maka bisnis itu sudah pasti membayar beneran.

2. Jarang memberikan janji muluk

Selama ngeblog dan mencari dolar di internet, gue jarang menemukan program yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu instan di informasinya. Misal Adsense, mana pernah Adsense memberitahukan kepada publishernya hitung-hitungan milyaran jika menjadi publisher. Google bahkan hanya menulis "tingkatkan profit anda dengan adword" atau "hasilkan dolar dari situs anda melalui adsense". Google tahu apa yang pengiklan dan pemasang iklan butuhkan, jadi tidak perlu memberi hitung-hitungan yang menggiurkan pun si mitra bisnis akan bergabung.

3. Jarang pre-launch mengajak bergabung

Clicbank, Google Adsense, Amazon, dan berbagai bisnis online lainnya jarang membuat pre launch dan memberikan informasi untuk segera bergabung sebelum tanggal tertentu untuk mendapatkan profit besar. Biasanya prelaunch dijawab dengan program beta seperti Sitti (Adword Indonesia) yang telah merekrut banyak media besar.

4. Tidak memakai model sales letter

Bisnis online yang bukan jualan produk, tidak pernah memakai sales letter. Informasi dibuat biasa saja dalam sebuah page yang memberikan penjelasan-penjelasan gamblang tentang cara kerjanya seperti apa.

5. Ajak mengajak orang tidak biasa

Kembali lagi pengecualian untuk jual produk, bisnis online besar tidak memakai sistem rekrut merekrut dengan link affiliate. Itu hanya dilakukan oleh bisnis jual produk.

6. Membagi dolar cuma-cuma itu konyol

Google dan Facebook adalah pemain besar, mereka mendapatkan jutaan user dan jutaan dolar profit itu wajar. Sangat tidak wajar jika Google membagikan keuntungannya secara cuma-cuma ke seluruh pemakainya, bunuh diri terlalu dini. Tetapi beda halnya ketika user menjadi publisher dan membantu Google menyebarkan iklan yang dipasang mitranya melalui adword, itu adalah sebuah usaha yang patut dihargai. Jika membagi uang cuma-cuma atau menyurvei dapet 500$ dengan instan, itu konyol namanya. Harus ada sebuah usaha yang patut dibayar, pebisnis itu bukannya diem-diem dapat uang..mereka punya kerja keras di baliknya.

7. Cek TOS, dengan apa mereka membayar.

Kebiasaan netter dalam bergabung dalam web apapun adalah tidak membaca TOS. Gue termasuk yang tidak baca kecuali bergabung dengan situs yang menjanjikan dolar. Cek bagaimana sistem pembayarannya, apakah lewat Paypal? Western Union? Cek? kalau tidak jelas dibayar dengan cara apa, untuk apa bergabung?

Resapi 7 hal di atas, gue hanya share pengalaman yang bisa menghindarkan netter dan blogger dari jebakan betmen bernama SPAMMER. Pepatah mengatakan belajarlah dari pengalaman, tetapi bukankah lebih cepat lagi jika belajar dari pengalaman orang lain?

Best Regards :D