Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hati-hati, PAYPAL hapus account tanpa alasan jelas!!

Hati-hati! judul tadi bener-bener terjadi pada account paypal gue. Hari ini sebuah Email dilayangkan ke gue dan berisikan berita mengejutkan yaitu account Paypal dihapus, ya benar DIHAPUS! padahal sudah 3 tahun gue make Paypal tetapi hanya sebuah kekonyolan kecil yang tim Paypal sebut security bisa membinasakan begitu saja account gue.


Untuk lebih jelasnya inilah dia kronologisnya :

1. Sekitar bulan Juli sohib gue di Bali meminjam Account Paypal untuk ditransfer sejumlah dolar guna berbelanja online. Oleh karena gue melakukan transaksi terakhir di Jakarta, tim Paypal mengidentifikasinya sebagai sebuah ancaman Security akibat IPnya dideteksi dari Bali. Saat itu beberapa kali sempat terjadi perubahan password dan verifikasi alamat tetapi masih bisa teratasi dan semua beres.

2. Beberapa lama gue gak memakai Paypal, sekitar sebulan lalu gue kembali membeli dolar untuk dimasukkan ke Paypal sejumlah beberapa dolar dan semua masih baik-baik saja sehingga gue bisa melakukan pembayaran sebuah account forum di internet. Saat itu gue berada di Bali untuk libur Lebaran.

3. 2 hari lalu gue kembali mengisi Paypal sejumlah 30$ untuk membeli artikel di website luar, disinilah masalah mulai terjadi.

4. Paypal mengubah account Paypal gue menjadi "limited" yang berarti hanya bisa menerima dolar tanpa bisa mengirim atau menukarnya di Bank terdaftar.

5. Untuk menghilangkan limited, Paypal meminta gue mengubah password dan beberapa keterangan pribadi. Tetapi tak cukup cuma 2 keterangan tersebut, Paypal meminta gue memasukkan nomer kartu kredit atau kartu Debit berlogo Mastercard atau VISA. Dan tahukah setelah gue masukkan nomor Debit Card? GAGAL TOTAL! belakangan gue ketahui yang lolos verifikasi ini hanya user yang memiliki kartu kredit.

6. Gue gak putus akal, gue surati Tim Paypal dan mengatakan bahwa gue ini user real bukan fraud user. Tim Paypal membalasnya dengan memberi petunjuk untuk mengupload identitas ID Nasional dan bukti pembayaran yang berisikan alamat yang harus sama persis seperti yang didaftarkan di Paypal.


7. Gue upload KTP dan NPWP karena di NPWP tertera alamat yang sama persis dengan alamat yang gue tambahkan di Paypal.

8. Esoknya gue dapet email yang mengejutkan, ACCOUNT PAYPAL DITUTUP! entah apa pertimbangan Tim Paypal padahal gue udah memberikan identitas asli bahkan sampai informasi pajak. Dalam emailnya juga tercantum langkah-langkah mengembalikan uang yang sudah terlanjur isi.

9. Ketika gue ikuti stepnya, GAGAL TOTAL lagi karena ternyata jika limited account tetap tidak bisa melakukan transaksi termasuk mengembalikan uang yang sudah terlanjur diterima atau dikirim.

Sampai saat ini gue masih berusaha mengembalikan beberapa dolar gue dan menunggu email dari Paypal. Setelah sempat ngobrol dengan penjual dolar paypal, gue akhirnya mengerti kenapa Paypal terlalu aman untuk user di Indonesia. Ini akibat banyak user Indonesia yang mengakali Paypal sehingga Paypal akan lebih mengutamakan user yang berkartu kredit dan mempersusah user yang memakai Debit Card. Indonesia sudah masuk Negara yang banyak fraud usernya, dan malanglah gue karena telah memakai Paypal selama 3 tahun lalu ditutup begitu saja padahal gue gak melakukan kebohongan apa-apa.