Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Facebook bukan untuk anak SD

Gue baru aja menyita Facebook adik gue bungsu yang baru berumur 8 tahun karena belakangan gue liat dia berkeliaran di Facebook walaupun hanya berteman dengan 2 orang, 1 sepupu gue dan 1 adik gue yang lainnya. Gue langsung hubungi ke rumah dan bertanya mengapa bisa adik gue punya Facebook, usut demi usut ternyata yang membuatkan Facebook ternyata adik gue yang lain untuk mengirim data lewat Message Facebook. Tetapi namanya punya mainan baru, adik bungsu gue akhirnya hari ini malah berkeliaran di Facebook mencari orang-orang yang dikenalnya.

Bahaya

Jaman memang semakin maju, bahkan anak SD pun sudah fasih memakai BB dibandingkan orang dewasa. Tetapi hati-hati, mencekoki anak kecil dengan teknologi sangat berbahaya apalagi berbau internet. Memiliki account Facebook di bawah umur 13 tahun sudah jelas dilarang oleh Facebook dalam Term Of Servicenya. Menurut gue pelarangan itu masih longgar, gue malah berpendapat pemakaian Facebook sebaiknya di atas 17 tahun karena betapa rapuhnya anak-anak rentang 13-15 tahun untuk dipengaruhi terhadap sesuatu hal yang bisa berujung tindak kriminal seperti penipuan bahkan penculikan. Maka dari itu gue berpendapat jika untuk rentang umur 13-15 tahun saja berbahaya apalagi masih SD. Bayangkan anak kecil yang belum mengerti apa-apa tiba-tiba menjelajah dunia Facebook yang tidak semuanya baik. Belum lagi contoh-contoh status sumpah serapah yang akan mempengaruhi perkembangannya karena dalam masa-masa seperti itu anak-anak pasti dengan sangat gampang menyerap semua kosakata yang ia temui.





Jika kamu memiliki saudara, anak, atau saudara teman yang memakai Facebook sebelum umurnya maka segera beritahu untuk disita. Facebook bukan tempat anak kecil berkeliaran walaupun banyak game yang disediakan. Mereka boleh mengakses internet tentunya dengan beberapa batasan yang kita setting tetapi tidak dengan Facebook. Jika anak-anak kecil sudah bermain di Facebook sejak dini, jangan heran jika banyak tindakan penipuan, penculikan, atau lebih bahayanya lagi malah mempengaruhi psikologi mereka.

Mari selamatkan anak-anak dari bahaya penggunaan Facebook, SEKARANG!